Mubes XVI PPTSB 2026 Digelar di Medan, Perkuat Persaudaraan, Modernisasi Organisasi, dan Peran Generasi Muda


MEDAN – Musyawarah Besar (Mubes) Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) Se-Dunia ke-XVI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Hotel Aryaduta Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi PPTSB untuk memperkuat persaudaraan, mengevaluasi kepengurusan, serta merumuskan arah pengembangan organisasi untuk empat tahun mendatang.

Ketua Panitia Mubes XVI PPTSB Tahun 2026, Prof. Dr. Jon Piter Sinaga kepada penulis di Medan, Rabu petang (28/10/2026) menyampaikan bahwa pelaksanaan Mubes diharapkan menjadi ruang bersama bagi seluruh pengurus dan anggota PPTSB dari berbagai wilayah untuk memberikan sumbangan pemikiran demi kemajuan organisasi.

Dalam kata sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa doa, dana, maupun bantuan lainnya.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Mubes tidak terlepas dari dukungan pengurus PPTSB di tingkat pusat, wilayah, dan cabang, Yayasan Tosin, serta donasi pribadi dari sejumlah pihak.

Partisipasi Organisasi Terus Berkembang

Prof. Dr. Jon Piter Sinaga menyoroti perkembangan organisasi PPTSB yang terlihat dari meningkatnya jumlah cabang yang berpartisipasi dalam Mubes.

Ia membandingkan pelaksanaan Mubes XII pada 2010, yang dihadiri 48 dari 50 cabang, dengan Mubes XVI Tahun 2026 yang mencatat kehadiran 111 cabang dari total 157 cabang. Selain itu, sebanyak 18 dari 20 wilayah PPTSB di Indonesia turut berpartisipasi.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan organisasi sekaligus menjadi gambaran kuatnya ikatan persaudaraan di antara warga PPTSB.

Persaudaraan tersebut, lanjutnya, berlandaskan falsafah *“Si Tolu Ompu, Si Sia Ama”* yang berakar pada nilai-nilai Dalihan Na Tolu. Nilai tersebut menjadi pedoman dalam menjaga keharmonisan hubungan kekeluargaan melalui prinsip Somba Marhula-hula, Manat Mardongan Tubu, dan Elek Marboru.

Ia mengajak seluruh peserta Mubes untuk menjaga suasana musyawarah yang damai, mengedepankan kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya Batak selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Bahas Amandemen AD/ART hingga Pelembagaan Generasi Muda

Mubes XVI PPTSB tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyiapkan strategi pengembangan jangka menengah.

Selain agenda rutin berupa penerimaan laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat, penetapan program kerja, dan proses periodisasi kepengurusan, Mubes kali ini akan membahas amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Rencana Strategis (Renstra), serta pelembagaan Generasi Muda (Gema) PPTSB.

Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PPTSB Tahun 2025.

Untuk mendukung pembahasan yang terarah dan efektif, panitia menyiapkan pembentukan tim perumus yang melibatkan perwakilan PPTSB dari tingkat wilayah dan cabang. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Mengingat waktu pelaksanaan Mubes yang terbatas, seluruh peserta diharapkan memanfaatkan forum tersebut secara optimal agar setiap agenda dapat dibahas secara maksimal dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi keberlangsungan PPTSB.

Mengusung PPTSB Modern, Beradat, dan Berbudaya

Mubes XVI PPTSB Tahun 2026 mengusung tema dan subtema yang menitikberatkan pada pengembangan PPTSB sebagai organisasi yang modern, beradat, dan berbudaya, disertai penguatan sosial ekonomi serta pemberdayaan generasi muda yang selaras dengan perkembangan zaman.

Tema tersebut diharapkan menjadi arah strategis atau road map organisasi untuk empat tahun ke depan, sehingga PPTSB semakin maju, sejahtera, adaptif, dan mampu mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan sosial.

Prof. Dr. Jon Piter Sinaga berharap seluruh peserta dapat memberikan gagasan, masukan, dan pemikiran konstruktif dengan tetap berpegang pada semangat *“PPTSB Selalu Ada di Hati.”*

Menurutnya, kemajuan organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pengurus pusat hingga wilayah dan cabang, termasuk peran aktif generasi muda sebagai penerus nilai-nilai adat dan persaudaraan.

Mubes sebagai Momentum Mempererat Persaudaraan

Dalam penutup sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Mubes XVI PPTSB Tahun 2026. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik, lancar, dan menghasilkan keputusan yang membawa manfaat bagi seluruh keluarga besar PPTSB.

Ia juga berharap penyertaan Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai pelaksanaan Mubes, sehingga forum musyawarah tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kelembagaan, serta membangun masa depan PPTSB yang lebih baik.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur adat, Mubes XVI PPTSB Tahun 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda empat tahunan, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mewujudkan organisasi yang semakin solid, modern, dan berdaya guna bagi seluruh anggotanya.(Asenk Lee Saragih)

0 Komentar