![]() |
Mengenang Supriadi Sinaga (Ap Candra) Dalam Konteks PPTSB, Penggerak Generasi Muda (GEMA) PPTSB Jambi. |
JAMBI-Sosok Supriadi Sinaga, atau lebih dikenal (Ap Candra Sinaga), bukan asing lagi ditengah keluarga PPTSB Jambi. Dia pernah sukses membina Generasi Muda (GEMA) PPTSB) Jambi. Dia menikah dengan Boru Hutagalung. Lahirlah anak pertama dan diberi Chandra Sinaga.
Bapak Chandra agak pendek gemukan. Namun demikian , orang lincah dan banyak bergaul. Kerjanya bagus. Medical Representative Sumbagsel (Jambi, Bengkulu dan Palembang). Relasi kerjanya dokter dan rumah sakit.
Dia paham obat-obatan. Karena itulah kalau dia membezuk orang sakit, sering dia sarani agar obat tertentu tidak usah dimakana atau dikurangi. Di PPTSB, dia aktif, rajin hadir baik dalam suka maupun duka.
Tahun 2012, dia terpilih sebagi KORDINATOR GEMA PPTSB KOTA JAMBI. Sejak dia sebagai koordinator, GEMA (Generasi Muda PPTSB) cukup eksis. Kompak dengan jumlah yang cukup banyak.
Rutin natalan, ikut marhobas di pesta-pets juga menyumbangkan paduan suara. Bahkan rumah Bapak Chandra menjadi tempat kumpul GEMA.
![]() |
Supriadi Sinaga (Ap Candra). |
Baca: PPTSB Jambi Berduka, Bpk Candra Sinaga Berpulang
Angka iboto/namboru kita, khususnya yang di daerah Perumas Kotabaru sekitarnya, kehadiran Bapak Chandra ini selalu diharapkan. Itulah sebabnya dia enggan pindah sektor, yang secara geografis tidak sesuai dengan sektornya.
Suatu saat, beliau pernah cerita. Ada yang ajak dia membentuk arisan BRUTU. Dia marah dan mengatakan bahwa dia SINAGA. Dulu memang opungnya pake BRUTU.
Akhir tahun 2014, mulai ada perubahan dalam kehidupan dia. Ada yang mau menompang dalam tubuhnya. Dia keras melawan. Akhirnya dia harus menyerah. Tak kuasa berontak. Dia harus menjalani hidup supranatural. Diapun diminta pensiun dini.
Sejak itulah beliau tidak/jarang tampak dalam acara-acara PPTSB. Diapun terombang-ambing dalam ketidakpastian tujuan hidup, ekonomi, prinsip dan sosial. Badannyapun makin susut.
Banyak yang berharap atas kemampuan supranatural beliau. Kalo sesuai ekspestasi, iya puas. Tapi banyak juga mungkin yang kecewa.
Kini dia telah berpulang. Meninggalkan istri dan 3 anak. Candra Sinaga yang kerja di tempat bapaknya dulu, Amos Sinaga calon pendeta ndan Ayu Sinaga sarjana pertanian.
Kita doakan almarhum diterima di sisi Tuhan kita. Kalo ada dosa-dosanya, kiranya diampuni. Amin.
(Drs Albertus Sinan MPd)
0 Komentar